Suyono Blog

Jejak Pemikiran, Motivasi dan Semangat Hidup

Archive for the month “April, 2010”

Cara Mengatasi Stress

pic: hollowplayaz.com

Dikejar oleh deadline, berbicara di depan umum, berada di puncak kemacetan, terbelit hutang, keretakan hubungan, ini adalah sedikit dari sekian banyak contoh hal-hal yang dapat membuat stress di kehidupan anda.

Sebelum saya berbicara lebih jauh, saya ingin memberikan sebuah penekanan bahwa stress sebetulnya dapat menjadi hal yang baik/positif bila kita mampu mengelolanya Sebagai contoh, ketika anda duduk di bangku sekolah/kuliah dan menghadapi ulangan/ujian. Stress menghadapi ulangan/ujian akan meningkatkan kemampuan anda. Juga misalkan peristiwa-peristiwa seperti perkawinan, memiliki bayi, atau memiliki rumah baru – hal-hal ini justru dapat merubah kehidupan anda menjadi lebih baik.

Diluar hal-hal positif diatas, perasaan stress sebaliknya dapat membahayakan kesehatan anda, kestabilan emosi anda dan hubungan anda bersama orang lain. Tanda dan gejala stress bermacam-macam tergantung kepada masing-masing orang, seperti : sakit kepala, kelelahan, ketegangan pada otot, depresi, mudah marah, khawatir, hilang ingatan, tidak memiliki selera humor, gelisah, makan berlebihan, merokok, minum bahkan kecanduan obat. Read more…

Hikmah Dibalik Tidak Lulus UN

foto :poskotakaltim.com

Beberapa hari ini saya merasa sangat miris, semua station Televisi mempertontonkan sebuah drama sakit hati dan ketidak puasan para siswa yang tak lulus Ujian Nasional. Bukan apa, menurut saja itu sebuah hal yang wajar tapi tidak patut untuk dilakukan. Wajarnya adalah karena saya merasa kekecewaan yang dirasakan siswa yang tidak lulus itu karena kita, orang tua, guru dan kultur pendidikan kita belum mampu memberikan alasan yang masuk akal mengapa mereka (anak didik kita) tidak lulus. Anak kita hanya dijelaskan bahwa “kalau kamu tidak lulus karena kamu malas belajar” itu benar tapi tidak bijaksana, sebab di masyarakat kita, termasuk guru, orang tua dan element lainya masih memahami bahwa tidak lulus UN adalah sebuah kegagalan si murid dan hal tersebut sama dengan gagal dalam hidup ini. Mereka cenderung menanggung malu dengan semua orang, kita belum mampu menjelaskan bahwa tidak lulus bukan bencana, bukan kegagalan. Dan bukan kebodohan. Dan kita tidak bisa menjelaskan bahwa tidak lulus UN adalah biasa dan bukan masalah besar.

Coba kita sedikit menelaah tentang jalan hidup ini, betapa dalam kehidupan kita sering kali menemui kegagalan demi kegagalan, namun kita terus bisa melewatinya, karena kita yakin itu hanya perjalanan yang harus, pantas dan memang patut dilewati. Sebab terlalu banyak nikmat yang kita tidak mampu membacanya disitu.  Read more…

Tidak Perlu Takut Dengan Kegagalan

Foto: Behrooz Nobakht

Jika anda pernah mencoba sesuatu hal yang baru dan gagal, saya yakin bahwa anda adalah seseorang yang enak untuk saya ajak bicara dibanding dengan orang-orang yang merasa semuanya lancar-lancar atau baik-baik saja.

Orang-orang seperti itu menurut saya, tidak pernah mencoba sesuatu hal yang baru. Namun anda adalah seseorang yang berbeda …… lho dari mana saya tahu? …. Karena anda berkunjung ke blog saya dan membaca artikel-artikel saya ini, yang berarti anda ingin merubah kehidupan anda menjadi lebih baik dari saat ini. Anda ingin mencari sesuatu hal yang baru yang dapat anda terapkan di kehidupan anda.

Anda mempunyai semangat dan saya yakin anda juga mempunyai pengalaman hidup yang luar biasa. Mungkin sudah banyak sekali kegagalan yang anda rasakan dan mungkin juga sebagian dari anda sudah sampai pada taraf ragu akan keyakinan anda sendiri untuk meraih apa yang anda inginkan. Mampukah saya? Berhasilkah saya? Sepertinya saya tidak sanggup lagi menghadapi kegagalan.

Hal-hal dibawah ini adalah beberapa point tentang kegagalan yang ingin saya sharingkan kepada anda. Saya berkonsentrasi penuh selama 3 hari menyusun artikel ini, mudah-mudahan dapat menjadi sesuatu yang bermanfaat untuk anda. Setidaknya jika ada orang yang sangat terbantu dengan artikel ini, tentu saja akan membuat saya bahagia karena jerih payah saya tidak sia-sia Read more…

Tangisan Pasca Pengunguman UAN 2010

h4b13.wordpress.com

Suasana haru menyelimuti aula salah satu SMA swasta di Kota Tenggarong, ada yang saling berpelukan antar teman, ada yang termenung hampa dipojok aula atau sekedar bersalam salaman, saya seperti tersedot suasana pada masa lalu, kala pengunguman kelulusan SMA. Demikian adanya, yang lulusa bersorak gembira dan yang tidak lulusa hancur hatinya.

Sebenarnya saya sama sekali tidak mempermasalahkan suasana ini, karena suasana seperti ini seringkali muncul di cerita lain kehidupan kita, tidak hanya pada masa kelulusan sekolah. Namun yang menjadi ganjalan hati adalah ketika alasan kita menangis dan alasan kita tertawa itulah yang menjadi kurang tepat dikondisikan seperti ini. Bagaimana tidak, pendidikan yang seharusnya bisa membebaskan manusia dari belenggu ketakutan masa depan kini justru menjadi Vampir yang menakutkan, hanya karena patokan nilai standar kelulusan UAN, anak didik harus mengalami masa trauma untuk menghadapinya. UAN  sepertinya terkondisikan di masyarakat dan system pendidikan kita seperti gerbang masa depan kita, apakah setelah itu masuk “Neraka” atau masuk “Surga” di dunia ini.

Pertama, Adanya image di masyarakat, terutama orang tua apabila anaknya tidak lulus UAN berarti anak tersebut telah gagal dalam pendidikannya. Terlihat dari penuhnya bimbel-bimbel dan lembaga Padahal itu merupakan kesalahan besar. Padahal gagal UAN sama halnya kita dikelas satu dan dua tidak naik kelas, bedanya ini di kelas tiga. Read more…

Andai Jupe Jadi Bupati Pacitan

foto:kapanlagi.com

foto:kapanlagi.com

Minggu-minggu ini sepertinya rakyat Indonesia sedang disuguhkan berita yang sungguh fenomenal, mengalahkan isu Bank Century, Makelar Kasus Gayus Tambunan Sampai penyelesaian Mafia Hukum Jendral Susno Suadji. Apa lagi kalau bukan rencana Artis Julia Perez yang akan mencalonkan diri sebagai Calon Bupati Pacitan. Heboh, menggemparkan dan spektakuler. Sebelumnya saya kira berita itu hanya isu belaka, tetapi setelah melihat pemberitaan akhir-akhir ini, baik buletin berita hingga infotaiment meyuguhkan manufer politik juve baru saya sadar ini benar-benar terjadi dan bukan mimpi.

Walaupun ditengah tentangan dan cemoohan banyak orang terutama kaum-ibu-ibu yang menurut saya selama ini ”tersaingin” dengan kehadiran juve dimuka bumi Indonesia ini, saya pikir inilah demokrasi Indonesia, yang siapa saja berhak bersuara, memilih dan tentunya dipilih, dan disini saya hanya akan memberikan bebrapa catatan saja: Read more…

Post Navigation

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.